Sabtu, 08 Maret 2014

PUISI TENTANG PERSAHABAT

                                    IKATAN SUCI

Loo Tong, istilah asing yang berarti ikatan
cukup sulit memahaminya 

ikatan itu adalah sakral
diucapkan oleh dua orang wanita sipit
dari negeri sebrang berkulit putih
itu persahabatan yang terjalin diantara dua orang wanita
 

Menatap pagi bersama, menutup malam bersama
membuka gaun bersama, mengungkapkan cinta bersama
Ikatan cinta tertuang dalam coretan kipas hingga usia tua
Tidak peduli dipisahkan oleh pernikahan ataupun jarak
 

Ikatan adalah ikatan, tidak terlepas
ia kehilangan jika Loo Tong-nya tidak hadir dalam hidupnya
 

Mungkin 17 tahun yang lalu, aku juga pernah punya Loo Tong itu
tak pernah terungkapkan

tak ada kata untuk mengungkapkan 
tak pernah ada upacara suci
 

saat itu aku lebih dulu tiba di sekolah
duduk memanjangkan celana pendekku
ketat berwarna merah di bawah tiang bendera
Loo Tong-ku tak kunjung datang
Kekhawatiran macam apa itu? kami sama-sama laki-laki
kuraih tangannya yang baru datang

kami bukan sepasang kekasih, tapi nampak begitu

terkadang sepulang sekolah aku mendatangi rumahnya
bosan dengan permainan, aku mengajaknya ke rumahku
membuat permainan yang lain dan menonton film india
hingga mereka pulang harus saling mengantar
 

ikatan itu masih teringat pada bagian perpisah
saat kami lulus
lulus sekolah dan lulus sekolah lagi
hingga aku tidak tau kemana Loo Tong-ku pergi
 

suatu hari kami bertemu memperlihatkan wajah yang sama nampak tua
wajah gagah dan tubuh tegap melebihi tinggi badanku
ternyata ia hidup di negeri sebrang
tak sempat kuucapkan kata perpisahan akhir ramadhan itu
yang teringat hanya senyum kesalehannya 


aku berharap jarak dan usia tak menjadi pemudar ikatan kami
aku menulis untaian catatan agar Loo Tong-ku kelak membaca
betapa aku sangat merindukannya dan ingin kuucapkan maaf
karena tak berani mengucapkan kata cinta pada Loo Tong 

jika tak sempat bertemu kembali
kita kan bertemu di syurga-Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar