Jumat, 29 Januari 2016

Nasihat : Samudra Ilmu

         Seperti tiga orang buta yang memperdebatkan bentuk gajah. Orang buta pertama bilang bentuk gajah itu lebar seperti lembaran daun (dia megang telinganya), orang buta kedua bilang gajah itu runcing (dia megang gadingnya), dan orang buta ketiga bilang kalau gajah itu panjang seperti ular (dia megang belalainya). Perdebatan mereka tidak selesai karena tangan mereka tidak berpindah dari apa yang mereka pegang dan teruss dipegang sampai kapanpun. Artinya, jawaban mereka memang benar namun mereka kurang ilmu terhadap bentuk gajah yg begitu besar.
 

        Begitulah kiranya perumpamaan orang yang berbeda pendapat namun ia hanya tau satu ilmu dan menganggap bahwa ia lah yang paling benar. Padahal ilmu di dunia ini sangat luas dan tak habis untuk dikaji. Mari kita pertanyakan kembali pada diri kita masing-masing, berapa banyak kitab yang sudah kita baca? Berapa banyak kitab ULAMA besar yang bertebar di dunia ini, ratusan mungkin juga ribuan bahkan jutaan? Berapa banyak kitab bahasa ARAB yang sudah kita kuasai bahasanya? Malah mungkin kita belum pernah sama sekali melihat bentuk kitab berbahasa ARab itu. Jangankan membaca dan menguasai bahasanya, mungkin melihat bentuk kitabnya pun kita belum pernah.
 

        Sahabatku, alangkah luas samudra ilmu di dunia ini. Mungkin kita pernah takabur bahwa kitalah yang paling benar karena tau suatu hukum tertentu, padahal mungkin pula kita hanya pernah tau dari GOoGLE. Mungkin pula kita pernah takabur pernah menyalahkan orang lain yang menurut kita orang lain itu salah karena melakukan tata cara ibadah yang tidak sesuai dengan ilmu yang kita tau. Jika kita pernah demikian, mari kita beristighfar dan senantiasa memperluas wawasan kita dengan tujuan untuk mendekatkan diri pada Alloh, bukan untuk membuktikan bahwa kita yang paling benar.
Allohua'lam
~>NuansaHati:)