Singkat saja,dalam tausyah ini saya awali dengan pertanyaan : "Kesulitan itu Berkah atau Musibah?". Cukup jawab dalam hati, mari kita bahas..
Mungkin kita kadang atau bahkan sering mengeluh saat merasa sakit, susah dan lelah. Padahal boleh jadi itulah saat-saat Alloh rindu pada kita hamba-Nya. Rindu pada kita yg senang tilawah, rindu pada kita yang senang beristighfar senang taubat senang dengan kita yang selalu menebar kebaikan. Karena saking sayangnya saking rindunya Alloh pada hamba-Nya Alloh gugurkan dosa kita setara dengan kesakitan, kesusahan dan kelelahan yang kita alami.
Kita tengok hadits indah dari Nabi SAW :
"Tidaklah menimpa seorang mukmin kelelahan, sakit, keresahan, kesedian dan penderitaan sampai ada duri yang melukai kulitnya, kecuali semua itu Allah mengampuni dosa orang tersebut karena penderitaannya tadi" (HR. BUKHORI MUSLIM)
Alloohuakbar...begitu besar cinta Alloh pada hamba-Nya namun kadang kita balas dengan keluhan, termasuk mungkin saya sendiri. Artinya, tausyah ini pun menjadi Tadzkiroh (reminder) atau pengingat untuk diri saya pribadi. Coba kita renungkan sebuah kasus yang meyakinkan kita bahwa kesulitan adalah berkah bukan musibah bagi orang beriman. Cukup bayangkan ketika kita berada di Yaumil Hisab (hari penghitungan amal) dan kemudian ditunjukkanlah amal-amal baik kita yang sedikit atau bahkan mungkin malah lebih banyak amal-amal buruk kita, namun di saat yang sama Alloh menampakkan amal-amal sabar dan taat kita pada Alloh ketika kita sedang tertimpa kesulitan yang tentunya amal sabar dan taat itu lebih besar nilainya dibandingkan dengan amal-amal lainnya. Saat itulah kita baru menyadari bahwa kegalauan, kesulitan, kesedihan kita di dunia namun tetap taat dan sabar pada Alloh membawa ampunan dan balasan kebaikan yang begitu besar.
Namun, coba kita lihat sekarang orang-orang yang hidupnya penuh dengan kesenangan tanpa galau tanpa susah tanpa keluhan tanpa kekurangan dan semua yang diinginkan ada namun tak ada sedikitpun ingat Alloh Yang Memberi Kesenangan, maka boleh jadi Alloh tunda kesusahannya di akhirat. Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang ditunda kesusahannya diakhirat.
Sekarang barulah kita menyadari bahwa kesulitan boleh jadi berkah bagi orang2 yang beriman, boleh jadi musibah bagi orang-orang yang tidak mengenal Alloh
Allohua'lam,
Mudah-mudahan kita senantiasa diberikan kekuatan iman di saat kesulitan melanda sehingga tetap istiqomah dalam taat pada Alloh Subhanahuwata'aala. AMIN
By Indra Mulya,
Rabu, 31 Desember 2015
"Tidaklah menimpa seorang mukmin kelelahan, sakit, keresahan, kesedian dan penderitaan sampai ada duri yang melukai kulitnya, kecuali semua itu Allah mengampuni dosa orang tersebut karena penderitaannya tadi" (HR. BUKHORI MUSLIM)
Alloohuakbar...begitu besar cinta Alloh pada hamba-Nya namun kadang kita balas dengan keluhan, termasuk mungkin saya sendiri. Artinya, tausyah ini pun menjadi Tadzkiroh (reminder) atau pengingat untuk diri saya pribadi. Coba kita renungkan sebuah kasus yang meyakinkan kita bahwa kesulitan adalah berkah bukan musibah bagi orang beriman. Cukup bayangkan ketika kita berada di Yaumil Hisab (hari penghitungan amal) dan kemudian ditunjukkanlah amal-amal baik kita yang sedikit atau bahkan mungkin malah lebih banyak amal-amal buruk kita, namun di saat yang sama Alloh menampakkan amal-amal sabar dan taat kita pada Alloh ketika kita sedang tertimpa kesulitan yang tentunya amal sabar dan taat itu lebih besar nilainya dibandingkan dengan amal-amal lainnya. Saat itulah kita baru menyadari bahwa kegalauan, kesulitan, kesedihan kita di dunia namun tetap taat dan sabar pada Alloh membawa ampunan dan balasan kebaikan yang begitu besar.
Namun, coba kita lihat sekarang orang-orang yang hidupnya penuh dengan kesenangan tanpa galau tanpa susah tanpa keluhan tanpa kekurangan dan semua yang diinginkan ada namun tak ada sedikitpun ingat Alloh Yang Memberi Kesenangan, maka boleh jadi Alloh tunda kesusahannya di akhirat. Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang ditunda kesusahannya diakhirat.
Sekarang barulah kita menyadari bahwa kesulitan boleh jadi berkah bagi orang2 yang beriman, boleh jadi musibah bagi orang-orang yang tidak mengenal Alloh
Allohua'lam,
Mudah-mudahan kita senantiasa diberikan kekuatan iman di saat kesulitan melanda sehingga tetap istiqomah dalam taat pada Alloh Subhanahuwata'aala. AMIN
By Indra Mulya,
Rabu, 31 Desember 2015