Kalaupun semut
bicara, apakah ia akan protes pada Alloh lantaran mereka harus berebut
makanan dengan makhluk yang lebih besar darinya bahkan kadang berebut
makanan dengan manusia? Kalaupun cicak berbicara, apakah ia akan
protes pada Alloh lantaran mereka harus mencari makanan berupa binatang
yang bisa terbang sedang mereka hanya merayap di dinding?
Kalaupun nyamuk berbicara, apakah pula ia akan protes pada Alloh lantaran mereka harus mempertaruhkan nyawa melawan manusia dalam mencari makan? Kadang mereka terkena asap beracun kadang mereka terkena tepukan tangan raksasa, kadang pula mereka menghadapi sengatan listrik yang membakar (raket nyamuk).
Kalaupun nyamuk berbicara, apakah pula ia akan protes pada Alloh lantaran mereka harus mempertaruhkan nyawa melawan manusia dalam mencari makan? Kadang mereka terkena asap beracun kadang mereka terkena tepukan tangan raksasa, kadang pula mereka menghadapi sengatan listrik yang membakar (raket nyamuk).
Bayangkan bagaimana jadinya jika mereka semua berontak dan
protes pada Alloh atas taqdir yang mereka dapatkan karena mereka bisa
mengalami kepunahan karena sulitnya mencari makan. Namun ternyata sampai
saat ini belum ada penelitian manapun pernah menyebutkan nyamuk, semut
atau cicak akan punah lantaran tak bisa makan (tak bisa mencari rezeki).
Sejak kapan mereka hidup? Tentu kita ga dibekali pengetahuan tentang
itu dan sampai sekarang pun mereka, binatang-binatang itu, tetap hidup.
Mereka tetap sabar, ga mudah menyerah dan mereka pun ternyata ga kapok
mencari makanan dengan cara yang menurut akal manusia sangat sulit untuk
dilakukan. Itulah Maha Adilnya Alloh pada makhluk-Nya.
Apalagi kita manusia yang jelas-jelas dibekali akal. Laayukallifulloohunafsan illaa wus'ahaa...(Alloh tidak mmbebani seseorang kecuali sesuai kesanggupannya).
Apalagi kita manusia yang jelas-jelas dibekali akal. Laayukallifulloohunafsan illaa wus'ahaa...(Alloh tidak mmbebani seseorang kecuali sesuai kesanggupannya).
Seseorang berkata, "aku ga sanggup menerima
kenyataan ini" atau "aku ga kuat dengan ujian ini" ataupun kalimat yang
senada dengan itu mungkin seseorang itu benar, tapi hanya menurut alam
fikirannya sendiri yang terlalu MENDRAMATISIR keadaan dirinya sehingga
merasa bahwa ia lah yang paling malang hidup di dunia ini. Sebenernya tidak demikian, setiap kemampuan manusia sudah terukur sejauh
mana ia bisa bertahan. Namun kebanyakan manusia TIDAK SABAR dengan
ujiannya dan TIDAK SABAR menunggu datangnya pertolongan Alloh dengan
tetap beramal sholih. Padahal upaya manusia sekaligus menjadi perintah
Alloh dalam menyambut pertolongan Alloh adalah dengan SABAR dan Sholat.
"Wasta 'iinu bisshobri Wassholaah.." (Minta tolonglah dengan sabar dan
sholat)
Semoga Alloh mudahkan kita menjadi orang-orang yang ahli sabar dan ahli sholat dalam menjemput pertolongan-Nya.
Wallohua'lam
~>NuansaHati:)
Wallohua'lam
~>NuansaHati:)