Kamis, 24 April 2014

PUISI KEHORMATAN WANITA :



RATUKU

Tangan tak kuasa menyentuh kecuali layak
Mata tak kuasa menatap kecuali layak
Kaki tak kuasa sejajar kecuali layak
Wajah tak kuasa mendongak kecuali layak

Siapa gerangan yang bisa memperlakukannya dengan layak
Hanya seorang raja yang bisa memperlakukannya dengan layak
Rajalah yang sangat dihormati dengan layak
Hingga ia wafat masih dihormati dengan layak

Ratuku, aku menghormatimu layaknya kuhormati seorang raja
Ratuku, tidak akan kuberani ku menyentuhmu kecuali aku seorang raja
Ratuku, tak layak wajah ini mendongak kecuali aku seorang raja
Ratuku, tak layak aku bersanding denganmu kecuali aku seorang raja






Minggu, 06 April 2014

CERPEN CINTA : PESAN UNTUK ISTRIKU




PESAN UNTUK ISTRIKU


Berawal dari sebuah lirik lagu bisa tercipta banyak hal, banyak cerita, banyak kenangan, banyak kawan, bahkan cinta. Tangan ini tak henti-hentinya ingin menari menuliskan semua keindahan yang tercipta dari lagu itu. Lirik lagu indah nan mempesona bak mawar yang wangi semerbak, selalu menemani perjalanan keseharian hidupku. Bangun tidur hingga ku tidur kembali, lirik lagu itu tetap terngiang dalam ingatan meskipun aku sudah tidak mendengarnya lagi.


       Benarkah hanya karena sebuah lagu atau liriknya, yang mungkin menurut sebagian orang tidak patut didengar, bisa membuatku selalu punya banyak cerita untuk kutulis? Yah..tentu saja bukan hanya karena itu. Terkadang mungkin karena aku suka dengan pelantun lagu itu, namun yang lebih sering, kenapa sebuah lantunan itu begitu mempesona karena aku menginginkan seseorang hadir ketika aku mendengarkan lantunan lagu itu dan benar-benar memaknai liriknya. Aku suka lirik lagu itu, membuat cintaku bersemi, membuat rinduku tak terelakkan, membuat wajah seseorang terus bermunculan di setiap langkah, membuat ejaan namanya senantiasa tak sengaja mirip dengan semua tulisan yang kubaca.  Membuatku sering tersenyum-tersenyum sendiri. Biarlah Allah menjadi saksinya. 


       Kuulurkan tanganku jika memang bisa membuatnya bangkit. Kudekapkan tubuhku jika memang membuatnya merasa tenang. Kusiapkan punggungku untuk menggendongnya jika nanti dia lelah berjalan. Kulantunkan sebuah lagu yang membuatku memiliki banyak cerita jika membuatnya selalu bisa tersenyum. Namun ketahuilah, tangan, tubuh, punggung dan lagu ini berasal dari manusia biasa yang juga bisa lemah dan rapuh. Tidak penting sebagai apapun aku ada, seperti apa aku lemah, seperti apa aku rapuh, yang terpenting adalah aku bisa berjuang dan berkorban dengan kelemahan dan kerapuhan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Mungkin itulah kelebihanku, kekuranganku tidak dimiliki oleh orang lain :).


     Aku tidak pandai mengungkapkan bagaimana cinta ini hadir sehingga dia bisa memahaminya. Aku juga tidak paham bagaimana rindu ini menggelora sehingga bisa menghadirkanku dalam mimpinya. Aku hanya ingin menyampaikan pesan lantunan lagu yang kudengar…”I miss u” itu judul liriknya. Dilantunkan oleh beberapa pria tampan dari negeri barat bernama Westlife. Yah…aku kalah tampan dari mereka, tapi Alhamdulilah aku punya kelebihan yang tidak mereka miliki, aku bisa berbahasa Indonesia dan mereka tidak. :) Aku pun bersyukur dari lantunan mereka muncul pesan mendalam dan menginspirasi. Pesan yang ingin mereka sampaikan sangat dalam meresapi cinta. “Aku hanya ingin bertemu denganmu, aku tidak ingin berpisah denganmu, aku tidak bisa tertidur hanya bisa bernafas….” Tak perlu kulanjutkan lirik lagu itu, karena akan semakin membuatku teringat padanya.

     
     Itu sekelumit lirik lagu yang kusukai dulu dan selalu ingin kudengar. Sampai-sampai aku tak beranjak ke lagu lain karena aku punya perintah repeat pada lagu itu. Jika pun aku bisa beryanyi, aku juga akan lantunkan lagu itu untuknya. Aku hanya ingin mengatakan ini padanya…istriku..tolong dengarkan perkataanku, setelah jalan panjang yang kurasakan bersamamu meskipun aku belum lama mengenalmu, kuharap rasaku ini bisa membuatmu mengingatku. Tak perlu sekuat aku mengingatmu, tak perlu serindu apa aku ingin bertemu, tak perlu secinta apa aku berkorban untukmu. Aku hanya ingin kau bisa mengingatku, kau bisa melibatkanku dalam setiap keputusan yang akan kau ambil sehingga kau bisa tersenyum saat membaca pesanku ini. “I miss u”….          

Sabtu, 05 April 2014

PUISI CINTA :



IZINKAN AKU MENJADI KELOPAKNYA

Menenangkan mendengar kabarnya
Menentramkan mengingat senyumnya
Menyejukkan mengingat malam itu bersamanya
Menyedihkan saat jauh darinya


Jauh tak berarti tak bisa melihat
Jauh semakin jauh namun semakin serasa  dekat
Jatuh tak berarti tak bisa memanjat
Jatuh bangun akan kulalui dengan juang yang kuat

Aku bersimpuh syukur telah mengenalnya meski hanya semalam
Aku menyertakan wajahnya dalam doa di sepertiga malam
Aku bukanlah Nabi Yusuf yang rupawan nan gagah
Aku bukanlah Nabi Sulaiman yang memiliki istana megah



Maafkan kelancanganku bicara bak pahlawan dihadapannya
Menatapnya membuatku tak ingin berpaling darinya
Mami…aku mencintai mawar merah mami yang mencahaya
Mami…izinkan aku menjadi kelopak yang akan melindunginya


Kelopak ini hanyalah daun tipis hijau nan membuah
Kelopak ini akankah pantas bersanding dengan warna merah?
Kelopak ini begitu sederhana melindungi si mawar merah
Kapanpun dimanapun kelopak ini akan melindungi si mawar merah